May Day, Bupati Bogor Angkat Bicara

Buruh memperingati Hari Buruh Sedunia (May Day).[IST]

CIBINONG (Posbogor.com) – Ribuah buruh Kabupaten Bogor, memilih mendatangi Stadion Pakansari untuk merayakan Hari Buruh Sedunia dengan semangat persatuan untuk menggalang sinergitas dengan pemerintah.

“Saya baru pertama kali datang ke Kabupaten Bogor untuk memersatukan buruh di sini terutama elitnya untuk kemajuan buruh,” kata Dewan Ketenagakerjaan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia sektor Kimia Energi dan Pertambangan (SPSI KEP) Kabupaten Bogor Sumarno di Stadion Pakansari, Senin.

Sebanyak 1.500 buruh dari 19 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dari 45 serikat di bawah KEP hadir dalam perayaan bersama musyawarah pimpinan daerah (Muspida) tersebut.

Ia mengatakan perayaan yang berbeda dari tahun sebelumnya yang berfokus untuk datang ke Ibu Kota Jakarta kini berkumpul pada pusat pemerintahan Kabupaten Bogor bertujuan untuk memersatukan elit buruh dan jajaran Pemkab dalam merumuskan kebijakan ketenagakerjaan.

Dalam kebersamaan buruh pada acara tersebut melalui olah raga sepak bola dan lainnya, kata dia diharapkan menggalang persatuan buruh dalam menyuarakan aspirasi kemajuan buruh di daerahnya.

Sumarno juga menyampaikan pihaknya tetap mengajak pemerintah mengatasi masalah buruh yang tertindas dan terintimidasi dalam pekerjaannya.

Untuk merespon nasib buruh yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat adanya beberapa perusahaan yang memutuskan berhenti beroperasi di Bogor, ia menambahkan organisasi buruh skala nasional sedang merumuskan koperasi bersama.

“Jadi teman-teman yang sedang tidak bekerja bisa punya usaha sendiri, karena barang-barang yang dijual harganya murah dengan memotong biaya birokrasi,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Bogor Nurhayanti mengatakan pada hari buruh ini ia ingin membahagiakan buruh dengan kegiatan olah raga, hiburan serta pembagian hadiah untuk merangkul persatuan warga buruh di daerahnya.

“Sudah saatnya mulai dari tahun ini dan berikutnya buruh diberikan kebahagian dalam memeringati hari buruh saya kira,” kata dia.

Sedangkan mengenai perjuangan hak buruh dalam pengupahan sesuai Permenaker nomor 1 tahun 2017 tentang skala upah yang akan diberlakukan pada 25 Oktober 2017 ia menyatakan mendorong pelaksanaan peraturan tersebut.

Yang jelas, kata dia melalui bantuan anggaran dari pemerintah pusat untuk membantu memenuhi salah satu syarat skala upah yakni kompetensi buruh telah adanya bantuan renovasi balai diklat di Desa Tonjong Kecamatsn Tajur Halang.

“Pada hari ini, saya ingin meyakinkan perusahaan tanpa pekerja tidak bisa, begitupun pekerja tanpa rasa aman dan nyaman perusahaan tidak bisa,” ujarnya.

Oleh karena Nurhayanti berharap kegiatan peringatan hari buruh dapat dilakukan dengan acara yang positif setiap tahunnya agar koordinasi pemerintah daerah dengan buruh dan perusahaan semakin terjalin baik.[ANT]

Pin It

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *